5 Alasan Mengapa Kamu Harus Meninggalkan Pekerjaanmu Saat Ini

Pekerjaan  terkadang dapat  merusak rasa percaya dirimu, membuatmu terpaksa harus menerima pekerjaan yang tidak sesuai atau terpaksa menyudahi hari dengan kehabisan tenaga dan energi untuk kembali memulai hari kerja yang lebih membosankan dikeesokan harinya. Jika hasil pekerjaan bagus pihak manajemen perusahaan tidak serta merta mengakui, sebaliknya jika membangkang dikenakan sanksi, manajer menghukum atau meremehkan karyawan bahkan memberikan suasana kerja berbasis rasa takut. Sesekali seseorang mengeluh tentang pekerjaan mereka hingga merasa takut untuk kembali bekerja pada hari Senin, lalu muncul kutipan “I don’t like Monday”. Lingkungan kerja bagi mereka tidak lagi hanya membuat frustrasi, tapi membuat depresi berkepanjangan.


Jika ternyata kamu bekerja di tempat yang seperti ini dan hal ini yang dihadapi, maka kamu harus secara aktif dan mempertimbangkan segera mencari pekerjaan baru. Karena pekerjaan seperti ini kadang kala sudah merusak cara padangmu bahkan hingga menganggap hal yang normal dihadapi di pekerjaan apapun. Tapi satu hal penting yang harus diingat, jangan terburu buru keluar dari tempat kerja dengan tanpa alasan yang masuk akal. Karena berarti kamu melanggar norma tertentu dan mungkin akan merusak catatan profesionalmu.
Berikut adalah lima alasan mengapa kamu harus mempertimbangkan untuk membuat rencana keluar dari pekerjaanmu sekarang dan memulai pencarian kerja yang sesuai.

1. Pekerjaan yang baru akan kembali mengubahmu menjadi normal. 
Bila kamu pernah bekerja di tempat kerja yang tidak tepat, untuk sementara waktu mungkin kamu tidak akan bisa melupakan betapa buruknya keadaan sebelumnyanya dan beberapa hal yang membuatmu ngeri sebelumnya hingga bisa mulai bekerja kembali dengan normal. Jangan sampai engkau melakukan kesalahan dengan memilih lingkungan kerja yang sama dngan pekerjaanmu, yang dapat berarti bahwa kamu akhirnya mengulangi siklusnya. Maka pilihlah jenis pekerjaan yang sesuai dengan kriteria profesionalmu dan dapat membuatmu bekerja dengan normal kembali.

2. Pekerjaan masa lalu akan memberikanmu kebiasaan kerja buruk yang mungkin akan dilakukan juga pada pekerjaan selanjutnya. 
Menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat kerja yang disfungsional atau bekerja untuk manajer yang buruk dapat membuatmu mengadopsi "kebiasaan bertahan hidup" yang mungkin bisa membantumu bertahan pada saat itu, tapi akan menyakitimu begitu pindah ke perusahaan yang lebih fungsional. Misalnya, jika manajer memarahimu karena kesalahan kecil, kamu mungkin berusaha segera untuk menutupi kesalahan. Tapi jika melakukannya di tempat kerja yang sehat, perilaku itu bisa menyebabkan masalah besar dan bahkan membuat kamu dipecat.

3. Semakin lama kamu tinggal di pekerjaan yang sekarang, semakin besar kemungkinan menjadikan bosmu yang buruk sebagai referensi di masa depan.
Jika kamu dan atasanmu tidak akur, kamu mungkin tidak ingin menggunakannya sebagai referensi dalam pencarian pekerjaan di masa depan. Tapi semakin lama kamu bertahan di pekerjaan ini, calon Manajermu yang baru mungkin ingin berbicara dengannya karena lamanya kamu bekerja sama. Semakin lama Kamu tinggal, semakin dalam masalah ini.

4. Memperlambat pertumbuhan profesional. 
Bahkan jika Kamu menyukai pekerjaanmu, memiliki atasan yang tidak disukai atau yang tidak kompeten umumnya akan menahanmu secara profesional. Manajer memiliki kontrol yang sangat besar atas karirmu, dari proyek sampai pada peluang pengembangan hingga untuk kenaikan posisi yang diterima. Bos yang buruk cenderung tidak menempatkanmu atau tidak membiarkanmu berada pada posisi yang baik untuk memberimu jenis proyek yang dapat meningkatkan visibilitasmu dan membuatmu siap untuk posisi selanjutnya.


5. Mungkin membuat kamu sakit. 
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bos yang buruk, tidak adil, tidak kompeten, bersikap bermusuhan atau melecehkan dapat mengakibatkan masalah peningkatan resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi, depresi, masalah tidur, kecemasan, makan berlebihan dan banyak lagi. Semakin lama Kamu bekerja dengan bos yang buruk, semakin buruk efek kesehatanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku Fisik VS Buku Online

Jalan-jalan ke Kampus Universitas Udayana Bali